43

Anak kecil itu sedang asyik bermain kelereng. Hidungnya yang ingusan tidak menghalangi dia untuk terus asyik bermain, walau dia hanya bermain kelereng sendirian, tanpa seorang pun yang menemaninya bermain. Entah pada kemana anak-anak yang lain.

Celana pendeknya yang kumal hanya diikat dengan tali rapia. Dua lubang di bagian belakang celananya bak kacamata mainan yang diempelkan.

Kelereng terus dimainkannya. Satu tembakan dengan menggunakan jari telunjuk kiri sebagai tuas dan dua jari kiri memegang kelereng berhasil memasukkan kelereng ke persegi empat yang digambar di tanah.

“hore…masuk..” teriaknya senang sembari menghapus (me-lap) dengan lengannya ingusnya yang keluar masuk hidungnya.

Tiba-tiba seorang wanita umur 40-an memeluknya dari belakang sembari mencium pipinya sebelah kanan dan berkata “Selamat ulang tahun sayang, my lovely husband””

Dia pun tersentak dan sadar. Rupanya dia sedang melamun dan mengingat masa kecilnya, tepat di hari ulang tahunnya yang ke 43.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s