Ketemu Dia Lagi

Aku senang bisa ketemu dia lagi, setelah beberapa tahun tidak pernah bertemu. Dulu waktu aku bekerja sebagai Janitor disuatu perusahaan asing, aku akrab dengan dia. Hampir tiap hari aku ketemu dia. Namun ada sekitar 2 tahun setelah aku tidak bekerja lagi di perusahaan itu, aku tidak pernah bertemu. Dan baru 2 tahun ini saja, aku kembali ketemu dia, dan tentu saja aku senang.

Bagiku, walau dia tidak putih seperti bule, dia sangat menarik. Faktanya memang, dia lebih hitam dari orang negro, tapi bagiku dia tetaplah menarik. Tidak perduli apa kata orang, entah mereka bilang mataku sudah rabun, gak apa-apa. Memang betul, mataku sudah rabun, rabun jauh. Tapi aku melihat dia menarik bukan dari jauh, malah cuma hitungan centi meter dari wajahku.

Temanku satu kantor pernah memergoki aku dan berkata “kok kamu menciumnya?”. “mm…eh…ya..dia harum” jawabku salah tingkah.

Tak bisa kubohongi diriku, dia menambah semangat hari-hariku. Secangkir kopi hitam “Ma*wel”, dia menarik dan nikmat, aromanya yang khas selalu memancing hidungku untuk mencium aromanya sebelum meminumnya. Mari..ngopi kawan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s