Kucari Engkau, tapi Nihil

Biar dikata harus sabar, tetapi bagaimana pun hal ini tidak bisa dianggap remeh. Ini menyangkut perut sejengkal.

Saya kadang kesel dan jengkel. Tetapi mau menyalahkan siapa? Pemerintahkah? Si A kah? Si B kah?

Saya menelepon saudara, tentang keadaan disana. Dia bilang “NOL”. Seorang teman juga saya hubungi, tapi dia juga bilang “NIHIL”

Haruskah aku menerobos kantor pemerintah? Apakah harus demo?

Pembohong! Sebagian mereka pembohong, itulah yang ada dalam pikiranku. Mereka suka bermain di belakang. Bermain mata untuk mencari keuntungan pribadi.

Ah.. entah kemana lagi aku harus pergi. Istriku sudah gelisah. Apakah aku harus meminjam punya orang lain? Apa mungkin mereka mau? Jangan-jangan mereka juga tidak punya.

Tidak mungkin pula aku mengambil yang bukan hakku. Itu namanya mencuri. Dosa.

Ah…meski cuma 3 kg dalam tabung kecil tp engkau sangat penting, dimanakah engkau bisa kudapat?

Gas..gas..dimana dirimu?

(Edisi gas langka)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s