Sang Pembunuh

Benar-banar sudah kacau. Bukankah pembunuh seharusnya ditangkap dan dipenjarakan? Tetapi mengapa mereka dibiarkan berkeliaran? Entah sudah berapa banyak orang yang meninggal karena mereka, dan sangat mungkin masih akan banyak calon korban bila mereka terus dibiarkan.

Baru beberapa hari yang lalu ada orang meninggal karena mereka. Mereka menghujam bagian dadanya hingga muntah darah, nafasnya menjadi sesak dan akhirnya meninggal. Ini sudah lebih parah dari para begal yang marak terjadi belakangan ini. Bila para begal hanya mungkin ada ditempat-tempat tertentu dan daerah yang agak sepi atau gelap, tetapi para pembunuh ini dengan terang-terangan tak perduli tempat. Entah gelap atau terang, entah itu ramai atau sepi, mereka tidak pernah takut apa pun.

Kadang aku bepikir, apa yang bisa kulakukan bila polisi saja tidak berkutik? Polisi pun tidak berdaya untuk menghentikan mereka. Tidak jarang polisi pun sudah menjadi korban.

“Ah, aku punya teman seorang Angkatan Laut, aku akan kesana” pikir suatu waktu. Sebab di negeri ini sudah seringkali Angkatan Laut turun tangan bila polisi dianggap kurang mampu atau membutuhkan bantuan dalam mengatasi pertikaian atau situasi yang tidak kondusif. Paling tidak mungkin dia bisa menjelaskan bagaimana pemerintah dan aparat mengatasi masalah ini.

Setiba di rumahnya, aku membuka sendiri pagar rumah. Kelihatanya sepi. Namun sebelum mendekati teras, aku tertegun, sepertinya ada yang mencurigakan. Jangan-jangan pembunuh itu juga ada disana. Pikiranku berkecamuk, jangan-jangan temanku itu sudah menjadi korban. Dan benar saja, mereka ada disana, di atas meja. Aku menjauh, karena tidak ingin menjadi korban selanjutnya. Sebab pesannya sangat jelas, “rokok membunuhmu”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s